aplikator waterproofing

Distributor dan Aplikator Waterproofing Terbesar di Indonesia

CV. Pasti Jaya distributor resmi produk waterproofing produk SIKA FOSROC Ultrachem Master Builder serta brand lainnya. Kami juga menyediakan waterstop pvc, geotextile, geomembrane, geogrid, geopipe, plastik cor dan kawat bronjong pabrikan. Melayani pengiriman seluruh Indonesia meliputi Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTT, Sumatera, Kalimantan dll.

Pentingnya Waterproofing Pada Pekerjaan Konstruksi

Pekerjaan waterproofing menjadi perhatian yang sangat serius untuk pekerjaan konstruksi serta proyek pembangunan gedung. Walaupun pekerjaanya merupakan bagian yang kecil dari pekerjaan proyek konstruksi, namun kegagalan treatment waterproofing dapat mengakibatkan kerusakan yang diakibatkan karena kebocoran air. Biaya perbaikannya akan membutuhkan biaya yang cukup besar, bahkan dapat menurunkan kekuatan dari konstruksi utama.

Aplikasi bahan pelapis anti bocor ini bekerja dengan menutup pori – pori kecil pada dinding, atap beton atau media lainnya sehingga aliran air tidak dapat menembus permukaan objek. Aliran air yang masuk secara terus menerus dalam jangka panjang dapat mengakibatkan kerusakan serius pada konstruksi bangunan atau gedung.

Jenis Waterproofing Berdasarkan Aplikasinya

waterproofing membran bakar

Proses pengaplikasian bahan pelapis anti bocor ada beberapa metode hal ini disesuaikan dengan bidang kerjanya. Seperti dinding, atap beton, kamar mandi, balkon, kolam renang, ground water tank, basement dan area lainnya.

Waterproofing Coating

Sistem coating yaitu cara pengaplikasian seperti pekerjaan pengecatan. Bahan yang digunakan seperti cat dinding namun lebih kental dan kenyal, pengaplikasiannya juga sama yaitu dengan kuas atau rol. Bidang kerja yang paling sering mengaplikasikan sistem ini yaitu water tank, talang beton, dinding samping, toilet, balkon dan lain sebagainya.

Dari jenis bahan yang digunakan untuk sistem coating ini ada 3 macam yaitu :

  1. Waterproofing Cementitious, biasanya terdiri dari dua komponen berupa cairan dan bubuk menyerupai semen namun bersifat lebih rigid. Bahan ini sangat disarankan untuk area yang sedikit kemungkinan terjadi crack beton seperti toilet, balkon atau water tank.
  2. Waterproofing Acrylic Base, terdiri dari satu komponen menyerupai cat namun lebih kental berbahan dasar acrylic. Pengencerannya menggunakan air.
  3. Waterproofing Solvent Base (PU/Polyurethane), sama seperti cat namun terbuat dari bahan polyurethane yang sangat tahan terhadap UV. Banyak diaplikasikan pada atap beton bangunan berskala besar.

Waterproofing Membran Bakar

Tipe ini menggunakan bahan berupa lembaran membran berbahan dasar fiber dan polyesther. Cara pengaplikasiannya yaitu dengan menghamparkan gulungan waterproofing membran bakar sambil dilakukan torching agar menempel sempurna. Selain model bakar juga ada membran yang bisa diaplikasikan secara langsung karena meiliki lapisan self adhesive.

Sistem ini sangat awet namun pengaplikasiannya cukup rumit, perlu tenaga ahli berpengalaman. Apabila terjadi kesalahan akan terjadi resiko kebocoran.

Waterproofing Integral

Sesuai dengan namanya, tipe integral dengan cara mencampurkan bahan pada adonan beton. Penambahan bahan tersebut membuat beton lebih rigid, kedap air, serta menghemat penggunaan air.

Waterproofing Crystallising

Bahan Crystallising ini dapat diaplikasikan pada permukaan beton ataupun dicampur ke dalam adonan beton yang belum di cor sehingga lantai atau dinding beton menjadi kedap air. Komponen aktifnya bereaksi serta meresap ke dalam pori-pori beton dapat mengubah beton menjadi kristal permanen sehingga beton memiliki ketahanan yang baik terhadap rembesan air.

Crystallising yang satu ini cocok digunakan untuk lantai dan dinding beton yang bertekanan air tinggi, seperti basement, tunnel, ground tank, kolam dan lain sebagainya.